31 Desember 2012

Pengaruh Memakai Headset/Earphone pada Telinga


Mendengarkan musik menggunakan headset/earphone adalah salah satu hal yang dapat menyegarkan mood disaat kita sedang mengalami kejenuhan, mengantuk atau hal-hal yang membosankan. Tetapi ternyata, ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi kesehatan pendengaran kita setelah menggunakan alat tersebut. Nah, sebaiknya kita harus mengetahui apa pengaruh memakai headset/earphone terhadap telinga agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan terutama untuk jangka waktu yang panjang dan kita harus memperhatikan ketentuan-ketentuan agar tetap bisa mendengarkan musik dengan alat tersebut.
Kebiasaan mendengarkan musik menggunakan headset/earphone bisa membuat telinga cedera. Itu terjadi jika kita terlalu sering memakai earphone atau headphone bervolume tinggi. Berdasar penelitian, efek buruk datang jika menggunakan earphone selama lima jam dalam seminggu. Dampaknya adalah kerusakan permanen pada telinga. Kemungkinan terbesar hal itu terjadi pada usia muda. Beberapa dampak mendengarkan musik menggunakan earphone diantaranya :

1. Kerusakan permanen pada telinga 
Hal ini terjadi bila telinga sudah tidak kuat lagi menanggung beban suara keras dari earphone yang langsung terhubung dengan lubang telinga. Biasanya hal ini terjadi pada mereka yang masih berusia muda atau remaja.
2. Kehilangan pendengaran di usia 20-an
Berdasarkan penelitian, efek penggunaan earphone atau headset yang berlebih ini memang tidak akan langsung terasa. Kerusakan akibat penggunaan headset atau earphone yang berlebihan ini akan muncul secara perlahan, biasanya efek akan mulai terasa di usia 20-an. Di usia itu, si penderita akan mulai kehilangan pendengarannya.
3. Kerusakan otak
Gelombang elektromagnetik akibat earphone atau headset ini diduga berpengaruh terhadap listrik otak. Terbukti gelombang elektromagnetik ini berpengaruh pada listrik otak pada tikus. Namun, hingga saat ini belum diketahui seberapa besar efek dari gelombang elektromagnetik itu pada otak manusia. Tapi yang jelas kita harus tetap waspada.
4. Ambang pendengaran
Paparan musik dengan earphone atau headset dapat mempengaruhi ambang pendengaran manusia, terutama bila dilakukan dengan volume keras dan dalam jangka waktu lama. Secara perlahan efek ini akan mengarah pada gangguan pendengaran secara permanen. 
Saat ini mungkin dampaknya belum terlihat, namun kelak akan terasa. “Mendengarkan pemutar musik personal secara reguler dalam volume tinggi ketika muda sering kali tidak berdampak pada pendengaran. Namun, kelak kemampuan mendengar bisa menghilang,” jelas salah seorang peneliti pada International Herald Tribune. Pernyataan itu diberikan sembilan peneliti dari Committee on Emerging and Newly Identified Helat Risks. Bahkan, mereka juga menyatakan bahwa resiko kehilangan pendengaran akan didapatkan di pertengahan usia 20-an. Bagaimanapun, mendengarkan musik melalui media portabel juga menimbulkan dampak lain. Musik bisa mengisolasi pendengarnya dari khalayak ramai. Ketika mengemudi, musik dapat meningkatkan risiko hilangnya pendengaran terhadap situasi sekitar. Penyebab gangguan pendengaran memang beragam.
Karenanya menggunakan earphone atau headset ini sesuai kebutuhan saja. Mengenai tingkat suara, suara tingkat ringan untuk dewasa berada antara 25 hingga 40 desibel, sedangkan anak-anak 20 hingga 40 desibel. Bertingkat semakin tinggi hingga suara terberat berkualitas 90 desibel atau lebih yang masih dapat didengar. Sejumlah peneliti menganjurkan semua perangkat suara yang menggunakan headset atau earphone untuk tidak melebihi batas 100 desibel. Mengingat suara yang ada di luar headset juga bisa berpengaruh pada pendengaran manusia.
Seringkali orang-orang menggunakan earphone pada tempat-tempat yang ramai seperti stasiun kereta, terminal bus, jalan raya, dan lainnya, sehingga tanpa sadari cenderung untuk meningkatkan volume earphone lebih keras lagi. Beberapa cara untuk mengurangi kerusakan pendengaran adalah dengan mengurangi volume suara dan mengurangi waktu untuk mendengarkan dengan earphone. Saran lainnya untuk mengurangi efek samping misalnya menggunakan headphone yang besar (tipe yang lama), sehingga suara lebih terdistribusi dan lebih menutup suara bising dari luar dibandingkan earphone yang kecil. Tipe earbuds yang kecil mempunyai speaker kecil dengan volume besar yang diletakan di lubang telinga sudah pasti memberikan efek lebih besar pada pendengaran dibandingkan dengan headphone yang hanya ditempel pada telinga luar.

30 Desember 2012

Menghapus Klip Terakhir pada menu Real Player

Category: tips and trick

Telephon genggam bisa dibilank merupakan barank privasi, karena didalamnya menyimpan data-data yang mungkin bersifat pribadi bagi pemiliknya. Seperti halnya photo, sms, bahkan sampai file video. Seperti yang kita ketahui, pada ponsel symbian s60v3 setiap sehabis kita memutar video akan selalu meninggalkan jejak, sedangkan kita menginginkan orank lain tidak mengetahuinya misalkan saja saat ponsel kita dipinjam. Sebenarnya ada banyak aplikasi yang dapat menyembunyikan berbagai file video yang tersimpan diponsel agar sifatnya tetap rahasia, namun kali ini aku coba mengulas cara menghapus Klip Terakhir pada menu Real Player secara manual.
1. Syarat utama adalah ponsel dalam status hacked.
2. Aktifkan/apply rompatcher




3. Pergi ke drive C:\PRIVATE\10005A3E\mediaplayer.dat hapus file mediaplayer.dat tersebut

Menyembunyikan berbagai file agar tidak muncul dimenu Galeri
Biasanya semua data file photo, video, Mp3 yang tersimpan akan otomatis muncul pada menu Galeri. Untuk menyembunyikannya, cara ini juga terbilank mudah.
Cukup menggunakan x-plore, cari dimana file tersebut berada kemudian tekan angka 6 > centank Hidden. Maka secara otomatis file tersebut tidak akan nampak pada menu Galeri. Agar lebih aman, berikan password pada x-plore. Semoga trick ini dapat membantu, bagi yang belum mengetahui.


Tested on Nokia N73 Music Edition, Status : Hacked

28 Desember 2012

Info & Sejarah Manchester United

Berdiri: 1878
Alamat: Old Trafford, Manchester England
Telepon: 0161.86.88.000
Faksimile: 0161.86.88.804
Surat Elektronik: enquiries@manutd.co.uk
Laman Resmi: http://www.manutd.com
Ketua: Joel & Avram Glazer
Direktur: David Gill
Stadion: Old Trafford

Sejarah Singkat

Pada 1878, para pekerja depot Lancashire and Yorkshire Railway mendirikan klub sepakbola bernama Newton Heath L&YR FC. Klub tersebut nyaris mengalami kebangkrutan pada 1902 sebelum diselamatkan oleh investasi JH Davies, direktur pengelola Manchester Breweries. Dalam rapat direksi setelah pembelian, para pengurus klub merasa perlu mengubah nama klub untuk menandai awal yang baru. Pada 26 April 1902, dipilihlah nama Manchester United berkat usulan seorang pria berdarah Italia, Louis Rocca, di antara pilihan nama lain seperti Manchester Central dan Manchester Celtic.

Sukses pertama di liga dimulai pada 1907/08. Musim sebelumnya, MU memboyong Billy Meredith dan Sandy Turnbull dari rival sekota, Manchester City, akibat melanggar peraturan FA. United sukses unggul sembilan poin di atas tim peringkat kedua, Aston Villa. Setahun setelah sukses meraih mahkota liga, United menggaet trofi Piala FA untuk kali pertama. Dua bekas pemain City itu benar-benar menjadi inspirasi United untuk mendominasi persepakbolaan Inggris.

Di kancah Eropa, sukses United sohor dikenal dengan generasi Busby Babes. Setelah kehilangan banyak pemain berbakat akibat kecelakaan pesawat di Muenchen pada 6 Februari 1958, United bangkit sepuluh tahun kemudian. Upaya Busby membangun ulang United tidak sia-sia. Beberapa pemain muda yang ditemukannya, termasuk George Best, menginspirasikan kemenangan United 4-1 atas Benfica, yang masih diperkuat Eusebio.

Pada era modern, legenda United dilanjutkan pria Skotlandia bernama Sir Alex Ferguson. Sejak kompetisi Inggris memasuki era Liga Primer, Man Utd memborong 11 kali mahkota juara dari 17 kesempatan. Di Eropa, bersama Ferguson United sukses menambah koleksi gelar juara Liga Champions pada 1999 dan 2008.